Bosan WFH? Pingin Jalanin Hobi tapi Dapat Duit?
Ini Dia 10 Hobi yang Nguntungin

            Bulan Juni ini memang tidak ada habisnya kalau kita bicara hobi. Banyak banget, Sob! Coba flashback, Pede sudah banyak mengupas artikel mengenai hobi, termasuk dari awal Juni ini, sudah ada beberapa artikel yang membahasnya. Semua ini biar kamu makin terinspirasi, lebih produktif namun dijalani dengan atraktif dan kamu happy. Betul?

            Kali ini, coba kita break bentar untuk merangkum secara umum, hobi apa sih yang cocok buat kamu dan tentunya ini nih yang penting, hobi apa yang asyik tapi mendatangkan duit alias bisa kamu bisniskan! Lho memangnya banyak? Ya iya dong, jawabanya; pasti buanyak. Apalagi era digital begini, semua bisa kamu duitin asal kamu jalani & kreatif!

            Apa saja hobi seru dan bisa mendatangkan keuntungan alias bisa mendatangkan uang? Berikut ini kupasan Pede setelah merangkum dari beragam narasumber. Simak yuk, ini dia 10 hobi yang datangin duit, cekidot Sob!

Blogging

     Buat kamu yang hobi menulis, hobi nge-blog, hal begini pasti bukan barang baru. Blogging atau menulis di website buatan sendiri, seperti dengan WordPress.com atau Blogger.com bisa kamu monetize atau dijadikan medium untuk terima iklan. Monetizing yang kamu pakai bisa dengan Google Adsense, Facebook Ads atau lainnya.

      Dengan begini, apa pun tulisanmu, yang terpenting berhasil menyerap banyak pengunjung dengan minimal 1.000 pengunjung dalam sebulannya, blog kamu bisa di-monetize dan mendatangkan iklan. Iklan ini muncul tentu akan memberimu bayaran ke rekening yang kamu daftarkan di panel iklan yang kamu ikuti.

      Selain itu, bila artikel-artikel yang kamu bikin di blog kamu memang selalu dibaca oleh orang dan kamu punya pengunjung tetap, kamu bisa menjualnya ke brand-brand untuk kamu endorse. Dari sini kamu bisa pasang tarif, berapa harganya per artikel yang kamu bikin untuk mengupas atau merekomendasi brand yang kamu ajak Kerjasama ini.

     Nah biar tulisanmu maksimal ramai pengunjungnya, pastikan kamu ikuti kaidah-kaidah SEO (search engine optimization). Hal ini biar tulisan-tulisanmu muncul baris tertinggi ketika orang-orang mencari tulisanmu dengan keyword atau kata kunci yang kamu sasar.

      Asyik, kan? Menulis karena hobi, eh tiba-tiba bisa menghasilkan uang tambahan. Hobi menulis ini bisa juga kamu eksplor ke menulis cerita. Dari sini, bisa saja kamu targetkan untuk menjadi satu bundle buku novel yang bisa kamu ajukan ke penerbit untuk dijual secara masal.

Fotografi

     Hobi fotografi memang tidak ada matinya. Dulu pernah ada anggapan, perpindahan teknologi kamera yang SLR (single lens reflector) ke kamera DSLR (digital SLR) hingga juga kamera hape/smartphone, banyak yang beranggapan ladang fotografer makin surut. Kenyataannya? Tentu tidak, justru fotografi juga bisa menjadi ladang duit buat kamu.

      Dengan hobi fotografi, kamu bisa dapatkan pendapatan dengan menjualnya menjadi produk jasa. Kamu bisa buka jasa fotografi wedding baik pre-wedding, wedding ceremony, juga post-wedding. Atau bisa juga sekarang berkembang menjadi jasa fotografi bayi, anak & keluarga, ada juga fotografi komunitas yang sekarang ramai di sepeda, dan lain-lain.

      Di luar itu, hobi fotografi juga bisa mendatangkan penghasilan dengan mendaftarkan foto-fotomu di portal fotografi nasional maupun internasional, seperti shutterstock.com, gettyimage.com, istockphoto.com, dan lain-lain. Di mana uang akan masuk bila ada pihak yang membeli karya fotomu melalui portal tersebut.

Videografi

     Sama halnya dengan fotografi, videografi pun senada, videografi bisa kamu jual secara jasa maupun karya. Hanya saja, era pandemi sekarang, hobi videografi makin seksi saja. Tentunya karena berjamuran banyak YouTuber-YouTuber tumbuh, bahkan bukan datang dari kalangan public figure saja, bisa datang dari siapa saja, bahkan mungkin dari kamu!

      Apalagi videografi era sekarang, tidak serumit videografi era dulu. Kalau dulu, videografi itu identik dengan peralatan yang mahal. Bukan hanya kameranya saja, tapi juga kasetnya, alat editingnya, alat-alat pendukungnya, seperti lampu, tripod, monopod, dan lain-lain.

      Era sekarang, dengan smartphone-pun kamu bisa bikin videografi yang ucu-ucu punya! Itu semua berkat kualitas piksel atau kerapatan video dari kamera hape yang sudah tinggi. Kamera dari hape era sekarang saja sudah capai 108 mega pixel, sudah menyamai ketajaman gambar kamera-kamera video kelas professional!

      Untuk medianya pun beragam. Seperti yang pernah dikupas di artikel sebelumnya, kamu bisa tayangkan di YouTube lalu kamu monetize biar dapat penghasilan karena iklan. Selain itu, kamu juga bisa tayangkan di portal media sosial seperti Facebook, Instagram atau TikTok, yang juga bisa kamu monetize untuk dapatkan iklan.

      Uniknya videografi juga, kamu bisa dapatkan efek viral di media sosial. Hal ini karena video dinikmatinya tidak terlalu repot, tinggal tonton dan komentar. Nah, buat kamu yang butuh tenar, berlombalah secara kreatif di konten video biar kontenmu ini disebarkan oleh siapapun, bahkan di seluruh dunia. Tapi ingat, jangan pernah membuat konten negative, karena yang rugi bukan orang lain saja, tapi juga diri kamu sendiri!

Hewan Piaraan

     Era pandemi ini membuat orang lebih banyak berdiam di rumah. Tentu bukan tujuan untuk rebahan saja, tapi tetap produktif dengan bekerja secara WFH (work from home). Tapi makin lama, tentu semua orang akan mengalami kebosanan. Biasanya pelariannya adalah dengan memelihara hewan! Pasti di antara kamu melakukannya, bukan?

      Nah, hobi memelihara hewan piaraan juga sekarang makin bisa dijadikan untuk mendatangkan penghasilan tambahan. Itu semua karena pasarnya yang makin terbuka luas dan kuat. Salah satu fenomena yang makin ramai di saat pandemi ini adalah hobi pelihara ikan dan kucing.

      Karakter dua jenis hewan ini adalah sama, yaitu bisa kamu pelihara tanpa harus keluar rumah, mudah dan tidak mahal biayanya. Contohnya, ikan, modal awal yang berat mungkin diawali dengan akuarium berikut dengan perangkat pendukungnya. Setelah itu, baru kamu tentukan ikan apa yang akan kamu pelihara.

      Tapi bila kamu seriusi, ada saja lho yang awalnya hoby pelihara malah keterusan untuk menjual dan mendatangkan keuntungan. Kamu bisa coba pelihara ikan jenis guppy, cichlid hingga cupang. Bila berhasil kamu budidaya, hasilnya bisa kamu jual. Budi daya ikan jenis di atas bisa kok kamu lakukan di rumah aja.

      Begitu juga kucing, kamu bisa pelihara kucing ras, mulai dari Persia, Himalayan, Bengal, Munchkin, hingga Main Coone. Kamu pasti suka bila pelihara kucing lengkap sepasang, selain lucu, kucing sepasang jadi lebih seru. Bila berhasil beranak, hasilnya ini bisa kamu tawarkan adopsi ke teman atau siapapun yang tentunya kamu bisa pasang tarif sebagai pengganti jasa kamu telah memeliharanya.

      Yang harus diperhatikan untuk budidaya hewan peliharaan ini tentunya adalah kebersihan dan kesehatan dari hewan-hewan yang kamu pelihara. Pastikan bebas dari bakteri, virus dan tentu stress. Peliharalah dengan sukacita, jangan menyiksa dan rawatlah hewan-hewan tersebut penuh kasih sayang.

Tanaman Hias

     Sama halnya dengan hewan peliharaan, hobi yang ngehit karena pandemi salah satunya adalah hobi bercocok tanaman hias. Hanya saja, hobi bercocok tanam lebih membutuhkan ruang terbuka karena membutuhkan sinar matahari. Kalau kamu  punya teras atau halaman belakang yang luas, hobi ini sangat cocok buat kamu.

      Pilihan tanaman pun banyak, kamu bisa pilih mulai dari Kaktus (Sukulen), Janda Bolong (Monstera), Philodendron micans, Hoya, Wijaya Kusuma Kupu-kupu (Epiphyllum chrysocardium), Earth star (Cryptanthus Red), Calathea black lipstick, Begonia, Lidah mertua (Sansevieria), hingga Sri rejeki (Aglaonema).

      Tanaman-tanaman di atas ini ada yang tidak mudah kamu dapatkan. Tapi Ketika kamu berhasil budidaya lalu kamu jual sebagian, harganya akan fantastis. Bayangkan, ada saja orang yang rela melepas satu mobil Honda Jazz hanya untuk tanaman Janda Bolong. Yang jual pasti dapat untung nampol. Kamu mau seperti mereka? 😊

Kerajinan Tangan

     Buat kamu yang hobinya membuat kerajinan tangan, pun tidak kalah lho. Sama-sama bisa mendatangkan uang. Sama halnya dengan hobi fotografi di atas, kamu bisa menjualnya dalam bentuk jasa atau karya.

      Contohnya seperti hobi menghias boks atau amplop yang bisa kamu tawarkan buat mereka yang mau mengirim undangan pernikahan. Hobi melukis, bisa kamu jual karyamu dalam bentuk kaos yang telah kamu Lukis. Juga hobi kerajinan tangan lainnya seperti merajut, membuat keramik, patung, dan lain-lain.

      Semua ini menjadi mudah karena sekarang serba online. Kamu bisa mulai dengan membuat online gallery atau kamu pamerkan di media sosial. Ketika ada orang yang tertarik, kamu bisa lanjut transaksi melalui website e-commerce biar kamu dapat pilihan pembayaran.

      Untuk mendukung itu semua tentunya kamu juga harus punya paket data yang memadai. Pastikan semua itu dengan bantuan aplikasi Pede. Bukan apa-apa, karena selalu ada promo cashback yang juga nguntungin bila kamu membeli atau membayar tagihan pakai aplikasi Pede.

Game

     Dulu, banyak yang tidak menyangka yang namanya bermain game itu bisa mendatangkan uang. Bayangkan saja, dulu hobi nge-game ini terkenal sebagai hobi yang membuang-buang waktu, bahkan sampai ada yang mengganggu waktu belajar, baik yang sedang di SMP, SMA atau kuliah.

      Era sekarang, justru berbalik. Hobi nge-game jaman now justru bukan buang-buang waktu semata, sekarang malah bisa menghasilkan banyak uang! Lho kok bisa? Sebagian kamu pasti sudah tahu, apa pun pencapaian kamu di suatu game yang lagi nge-hit bisa kamu uangkan.

      Yang paling mudah adalah menjual karakter atau token pencapaianmu bermain game online sehingga pasar yang tertarik membeli jasamu adalah mereka ingin upgrade karakternya. Bisa juga didapat karena kamu review dan dibagikan di YouTube atau media sosial lalu videonya ini kamu monetize. Yang paling puncak adalah, kamu ikut kompetisi dan menang. Biasanya berhadiah luar biasa, puluhan juta hingga ratusan juta rupiah!

Mainan

     Kalau ini belum lama kita bahas, yaitu di artikel Ini Dia, 5 Hobi Mainan yang Bisa Kamu Jadikan Investasi! Iya, mainan aja bisa datangkan uang tambahan. Yang penting bisa kamu simpan dengan baik, menjaga keasliannya, dan benar-benar spesial alias langka.          

      Yang terpenting kamu bisa jeli mendapatkan barang yang terbaik untuk kamu koleksi, kamu simpan, lalu kamu jual ke orang yang tepat. Karena itu, kamu harus rajin-rajin berkolaborasi dan berinteraksi dengan komunitas, biar beli & jual bisa kamu jalani dengan baik dan tentunya menyenangkan.

      Bila koleksi bukan kesenangan kamu, tapi justru kamu lebih banyak bermain kreativitas. Menghias mainan, melakukan custom mainan, atau bermain diorama juga punya pasar tersendiri.

      Hobi yang satu itu tidaklah mudah, butuh talenta, ketelatenan dan ketelitian kamu berkreasi. Tapi bila itu biasa kamu lakukan, uang akan mengalir dibalik hobi kamu yang mengasyikan ini.

Masak

     Hobi yang satu ini pun tidak kalah, Sobat! Malah justru makin nge-hit selama masa pandemi. Banyak orang-orang yang bangkit dari keterpurukan pekerjaan dan usaha selama pandemi justru beralih ke bisnis kuliner. Nah, buat kamu yang hobi memasak jangan mau kalah, karena ini bisa jadi potensi bisnis buat kamu.

      Kamu pun bisa tawarkan aneka menu dari masakan yang kamu suka bikin. Tentu saja bukan hanya masakan saja, bisa saja baking atau bikin kue, minuman, dan lain-lain. Metoda pemasarannya pun bisa kamu pilih, bisa layanan antar catering hingga kolaborasi dengan aplikasi transport online. Kamu bisa pilih mana yang lebih memudahkan kamu berjualan.

Makan

     Kalau hobi masak lalu dijual mungkin sudah menjadi hal lumrah kamu lihat. Tapi tiba-tiba ada yang hobi makan, terus menghasilkan uang, lho emang ada? Kamu mau karena hobi makan juga kan? Hehehe… Tenang Sobat, era sekarang, apa pun bisa dilakukan.

      Banyak figur yang bisa jadi contoh, berawal dari hobi makan, eh malah dapat uang karena hobinya ini. Makan enak, dibayarin, eh dapat duit pula. Caranya bagaimana? Tentu kamu harus jadi pereview makanan lalu kamu bagi reviewnya di YouTube dan media sosial yang kamu monetize biar bisa dapat uang dari iklan.

      Makin tinggi penontonnya, tentu membuat kamu makin banyak subscriber­-nya. Hal ini akan menarik brand-brand komersial mendekati kamu agar mau melakukan endorsement ke produk-produknya mereka. Lagi-lagi, uang itu akan masuk buat kamu, cring-cring, kamu kenyang, kamu pun dapat uang. Nikmat apa yang kamu dustakan, Sobat? 😊