5 Jenis Sepeda yang Harus Kamu Tahu
Biar Nggak Salah Beli & Salah Pakai

          Mungkin banyak di antara kamu tidak menyadari bahwa hari kemarin, 3 Juni, adalah sebagai hari perayaan World Bike Day. Tepatnya baru pada tahun 2018, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan hari itu sebagai hari bersepeda dunia.

            Alasan PBB memutuskan hari bersejarah itu mengacu pada penelitian Professor Leszek J Sibilski yang mengungkapkan bahwa dengan bersepeda itu turut membantu memperkuat perdamaian dunia karena selain ramah lingkungan, bersepeda itu membahagiakan dan menyehatkan.

            Mumpung baru beberapa hari lewat nih, Pede berbagi informasi yang berguna buat kamu, khususnya yang memang sedang atau mau menggilai hobi yang makin nge-hit di masa pandemi Covid-19 ini. Informasi apa? Tahu nggak, sepeda itu ada berapa jenis? Nah, pasti bingung kan jawabnya, hehehe… Jawabannya, pasti banyak dong!

            Nah, biar kamu kagak bingung, apalagi buat kamu yang lagi nyari-nyari beli sepeda jenis apa yang pas, simak artikel ini saja. Atau jangan-jangan, jenis sepedanya sudah mantap dipilih yang mana, tapi eh tapi, duitnya kurang. Ah, kalau urusan ini serahkan pada Pede saja, karena kamu bisa pakai Pede Pinter atau Pede Mantep. Okay, Sobat?

            Well, jenis sepeda itu apa saja? Sebetulnya tidak mudah juga membagi jenis sepeda itu seperti apa saja. Namun, bila mengaju dari beragam sumber yang Pede telaah, jenis sepeda paling mudah dibedakan sebagai berikut:

Kategori berdasarkan:Jenis Sepeda
Medan/jalan/trackmountain bike (MTB), road bike, hybrid bike, city/urban bike, bicycle motorcross (BMX), cross country (XC), touring bike, commuter bike, trekking bike, downhill bike
Jenis rangka/framehard-tail (sumbu pendek), soft-tail (sumbu panjang), full suspension, trail, folding bike (sepeda lipat)
Sumber tenagasepeda manual/kayuh, sepeda listrik (baik electrical assist/hybrid, atau full electrical bike)
Komponen gigi/gearsingle gear, multi gear, fix gear, sepeda tandem
Cabang olahragatime trial, triathlon, cyclo cross, track, BMX freestyle, BMX racing, cross country (XC), downhill, freeride, enduro, trials, artistic

          Dari semua itu, ada 5 jenis sepeda yang harus kamu tahu. Apa saja, ini dia!

Road Bike

            Sepeda ini biasa kamu sebut sepeda balap, dari dulu hingga sekarang selalu identik dengan setang jatuh atau diturunkan dan ban tipis/kurus. Setang melengkung ke bawah biasanya didukung bahan super ringan yang membantu menempatkan posisi pengendara dalam posisi aerodinamis.

            Rangka yang ringan membuat sepeda jenis ini sangat baik untuk berbagai penggunaan di aspal termasuk balap, touring, fitness riding, perjalanan jarak jauh, namun juga cocok untuk perjalanan sehari-hari.

            Ban besar dan tipis memungkinkan sepeda ini meluncur dengan mudah. Jika kamu sangat memperhatikan kecepatan, sepeda jenis road bike ini adalah pilihan pas. Karena didukung adanya pilihan posisi tangan atau posisi berkendara yang bervariasi, serta transfer energi pada kaki yang efisien untuk mendorong sepeda melaju lebih cepat.

            Rentang harganya sangat lebar, mulai dari Rp1 jutaan hingga ratusan juta. Semua ini bergantung pada merek manufaktur rangka dan part, termasuk juga bahannya, makin ringan makin mahal. Seperti sepeda Pinarello dari Italia yang acap disebut sepeda sultan ini, harus ditebus minimal di angka Rp70 jutaan.

Mountain Bike/MTB

            Sepeda ini dirancang dan diproduksi untuk medan terjal pegunungan. Tak ayal, sepeda ini memiliki sistem pengereman yang sangat baik dan biasanya dilengkapi fitur peredam kejut agar mudah menangani gundukan, bebatuan, jalan tanah, akar, dan bekas roda yang serius.

            MTB atau kita juga menyebutnya sepeda gunung, dibuat agar mudah untuk melahap jalanan menanjak atau lebih curam, itulah sebabnya kebanyakan dari sepeda ini terdiri dari gigi yang lebih rendah dibandingkan dengan kebanyakan sepeda jalan lainnya.

            Sepeda jenis MTB ini umumnya memiliki ukuran ban 26 inci atau 29 inci. Ukuran ini disesuaikan, tentunya agar bisa dipakai di berbagai rintangan dan di tanah yang ekstrem. Karena sifatnya di medan berat, sepeda gunung harus memiliki komponen dan rangka yang kokoh, setangnya datar, dan suspensi untuk membantu pengendaranya menaklukkan medan seperti bukit gunung berbatu.

            Untuk harga, sama juga rentang harganya dengan sepeda jenis road bike, yaitu sangat lebar. Kamu bisa memilikinya mulai dengan budget Rp1 jutaan hingga puluhan juta rupiah. Makin mahal biasanya karena kualitas bahan, kelengkapan partnya hingga merek yang digunakan. Kalau kamu masih coba-coba, banyak merek lokal buatan Indonesia sangat okay untuk kamu miliki.

Sepeda Lipat

            Nah, untuk yang satu ini, saat masuk masa pandemi Covid-19, sepeda jenis ini menjadi sangat favorit. Tiba-tiba saja, permintaan akan sepeda lipat melonjak naik di tahun 2020. Beberapa merek dan suatu tipe sepeda lipat tiba-tiba gaib, menjadi langka dan harganya menjadi super mahal.

            Untungnya, tahun 2021, suplai sepeda lipat kembali normal. Tahun lalu, sepeda Element Troy saja paling murah Rp7 juta. Tahun sekarang, kamu bisa menebusnya hingga Rp3 juta saja. Belum lagi, banyak padanan modelnya hasil keluaran merek lain, seperti dari Avand, Exotic, hingga Pasific.

            Sepeda lipat banyak diminati karena bisa dijadikan sebagai teman perjalanan yang menyenangkan. Seperti namanya, sepeda ini mudah dilipat dengan sangat mudah dan mulus, memungkinkan bisa kamu tenteng dan di simpan di bagasi mobil atau di KRL. Karena memang keunggulannya, sepeda ini tidak memakan ruang banyak.

            Sepeda lipat banyak ragamnya, ada yang berukuran roda 20 inci, 16 inci hingga 12 inci. Jumlah lipatannya pun demikian, ada dua lipat, ada juga 3 lipat. Harganya pun cukup variative, tapi tidak selebar sepeda jenis road bike atau MTB. Harga sepeda lipat bisa kamu tebus mulai dari Rp1 jutaan hingga puluhan juta. Yang jamak bisa kamu tebus adalah di angka Rp1 jutaan s/d belasan juta, dan ini tersedia dengan merek-merek local Indonesia. Mahal tidaknya bergantung pada merek, jenis bahan, kelengkapan part dan fitur tambahan lainnya.

Fix Gear/Track Bike

            Buat kamu yang penggila sepeda, sepeda ini sering disebut dengan nama “fixie”. Asalnya sepeda ini diproduksi untuk pembalap dan atlet yang berlatih untuk balapan profesional. Iya, sesuai namanya, sepeda ini memiliki satu gigi tetap, yang berarti pengendaranya tidak dapat meluncur atau freewheel dengan sepeda jenis ini.

            Karena karakternya, sepeda fixie cukup banyak menarik minat penggila sepeda. Karena kamu bisa melakukan aneka gerakan bila menggunakan fixie, kayuh maju, mengerem tinggal tahan kayuhan, atau bahkan mundur! Tak heran, sepeda fixie ini sering dijadikan simbol keunikan seseorang. Jadi, bisa buat bahan tongkrongan yang keren.

            Namun sayangnya, sepeda jenis fixies ini tidak banyak toko yang ready stock produk barunya. Hampir kebanyakan adalah hasil rakitan seseorang. Tapi jangan khawatir, keberadaan spare part bila kamu mau merakit fixie, masih banyak. Untuk harganya, fixie relative lebih terjangkau, tapi lagi-lagi kualitas bahan dan merek part masih menentukan murah tidaknya sepeda jenis ini.

BMX

            Buat kamu yang pernah mengenyam masa anak-anak, pasti mengenal dong sama sepeda BMX atau singkatan dari Bicycle Motor Cross ini. Dari namanya tentu sudah tahu keunggulan sepeda ini, yaitu mampu menaklukan medan non aspal alias off road. Karena keunggulan sepeda ini, pernah di tahun ’80-an Hollywood meluncurkan film dengan tema BMX, yaitu BMX Bandits dan E.T. (The Extra Terrestial).

            Keunikan sepeda ini karena karakter lincahnya, namun hanya didukung kecepatan tunggal pada gear-nya yang pas untuk dipacu di trek tanah pendek, sangat mirip dengan motor sport. Ukuran bannya 20 inci dengan tekstur ban all terrain alias model pacul.

            Karena kelincahnnya ini, sepeda BMX terkenal digunakan untuk extreme sport menemani olahraga skateboard. Bisa digunakan untuk freestyle juga trik lompatan di track khusus. Untuk harga, BMX bisa dibilang sepeda orang kebanyakan. Pilihan harganya yang paling beragam, dari ratusan ribu saja hingga puluhan juta rupiah.

Diintisarikan dari berbagai sumber, sumber gambar Pexels,